Bagi saya tradisi mengikuti penyeleksian ajang ajang insan perfilman didunia ini 'asyik' hukumnya, dalam satu sisi kita bisa menambah wawasan tentang profil film dalam perebutan piala piala bergengsi tersebut, siapa jagoan juri, siapa jagoan kita atau siapa yang bakal jadi kambing hitam. Disisi yang lain kita akan melihat bahwa semua film yang masuk kedalam daftar tersebut nyatanya ada yang masih terlalu kontroversial dan tidak layak mendapat predikat terbaik disuatu daftar.Justru yang tidak begitu gencar dilirik malah saya anggap sepadan dengan gelar terbaik hanya saja tidak diikuti dengan promosi yang besar.Kita pasti menemukan setiap tahun ketika sebuah ajang prestige seperti halnya Golden Globe yang satu ini mengumumkan daftar calon predikat terbaiknya ada saja satu dua nama yang sangat mengejutkan masuk nominasi bahkan sanggup menang.Termasuk tahun ini.Tengok deh daftarnya secara keseluruhan yang bagi saya menghadirkan kejutan yang membahagiakan dan selalu tidak lepas dengan kesedihan.The King's Speech yang memuncaki daftar perolehan nominasi sebanyak 7 buah tentu menghadirkan senyum tersendiri bagi saya dan tidak masuknya TRUE GRIT disatu nominasipun adalah salah satu kesedihan tertentu.127 Hoursnya Danny Boyle juga tidak dikasih predikat nominator best pictures tapi nasibnya masih lebih bagus ketimbang filmnya Coen Brothers tersebut.

Begitu juga dengan PLEASE GIVE dan EASY A yang selama ini saya pegang sebagai frontrunner best pictures for comedy and musical malah harus terhempas dengan dominasi film film yang lebih populis dan pemasukan tinggi seperti Alice In Wonderland, Red dan The Tourist(saya malah heran RED itu khan ngak komedy komedy amat).

Entahlah mungkin 3 atau 5 tahun yang lalu saya menganggap masuk Golden Globe itu susaaah bukan main karena penjuriannya ketat. sedangkan tahun ini saya anggap semakin mudah saja kog masuk Golden Globe ,tampak dari kualitas film yang dijaring semakin menurun (yang saya tekankan kali ini khusus kategori musikal yang ngeliat daftarnya bikin mata kelilipan) Karena apa? Apakah karena juri jurinya udah bisa dibayar ?

Walaupun Si film Inggris The King's Speech merajai perolehan nominasi namun hembusan terkuat tetaplah datang dari Social Network yang telah meraih pujian melimpah di ajang sana sini. Memang sih secara pribadi saya tidak terlalu memuja muji The Social Network , namun tetaplah filmnya Fincher ini kemungkinan besar menang.

Dan inilah daftar nominasi Golden Globe ke 68 disertai dengan favorite saya sebagai juara (dicetak font besar).Ada beberapa kategori yang masih meraba raba untuk menebak siapa pemenangnya karena minimnya referensi dan juga ada daftar buat insan pertelevisian yang sama sekali tidak tertarik untuk menebaknya (hehehehe)..



Drama: Black Swan, The Fighter, Inception, The King's Speech, The Social Network

Musical or Comedy: Alice in Wonderland, Burlesque, The Kids Are All Right, Red, The Tourist

Actor, Drama: Jesse Eisenberg, The Social Network; Colin Firth, The King's Speech; James Franco, 127 Hours; Ryan Gosling, Blue Valentine; Mark Wahlberg, The Fighter

Actress, Drama: Halle Berry, Frankie and Alice; Nicole Kidman, Rabbit Hole; Jennifer Lawrence, Winter's Bone; Natalie Portman, Black Swan; Michelle Williams, Blue Valentine

Director: Darren Aronofsky, Black Swan; David Fincher, The Social Network; Tom Hooper, The King's Speech; Christopher Nolan, Inception; David O Russell, The Fighter

Actor, Musical or Comedy: Johnny Depp, Alice in Wonderland; Johnny Depp, The Tourist; Paul Giamatti, Barney's Version; Jake Gyllenhaal, Love and Other Drugs; Kevin Spacey, Casino Jack

Actress, Musical or Comedy:
Annette Bening, The Kids Are All Right; Julianne Moore, The Kids Are All Right; Anne Hathaway, Love & Other Drugs; Angelina Jolie, The Tourist; Emma Stone, Easy A

Supporting Actor: Christian Bale, The Fighter; Michael Douglas, Wall Street: Money Never Sleeps; Andrew Garfield, The Social Network; Jeremy Renner, The Town; Geoffrey Rush, The King's Speech

Supporting Actress: Melissa Leo, The Fighter; Helena Bonham Carter, The King's Speech; Mila Kunis, Black Swan; Amy Adams, The Fighter; Jacki Weaver, Animal Kingdom

Foreign Language: Biutiful, The Concert, The Edge, I Am Love, In a Better World

Animated Film: Toy Story 3, The Illusionist, How to Train Your Dragon, Despicable Me, Tangled

Screenplay: Danny Boyle, Simon Beaufoy, 127 Hours; Lisa Cholodenko, Stuart Blumberg, The Kids Are All Right; Christopher Nolan, Inception; David Seidler, The King's Speech; Aaron Sorkin, The Social Network

Original Score: Alexandre Desplat, The King's Speech; Danny Elfman, Alice in Wonderland; A.R. Rahman, 127 Hours; Trent Reznor, Atticus Ross, The Social Network; Hans Zimmer, Inception

Original Song: "Bound to You" (written by Samuel Dixon, Christina Aguilera, Sia Furler), Burlesque; "Coming Home" (written by Bob DiPiero, Tom Douglas, Hillary Lindsey, Troy Verges), Country Strong; "I See the Light" (written by Alan Menken, Glenn Slater), Tangled; "There's a Place for Us" (written by Carrie Underwood, David Hodges, Hillary Lindsey), The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader; "You Haven't Seen the Last of Me" (written by Diane Warren), Burlesque

TELEVISION

Series, Drama: Boardwalk Empire, HBO; Dexter, Showtime; The Good Wife, CBS; Mad Men, AMC; The Walking Dead, AMC

Actor, Drama: Steve Buscemi, Boardwalk Empire; Bryan Cranston, Breaking Bad; Michael C. Hall, Dexter; Jon Hamm, Mad Men; Hugh Laurie, House

Actress, Drama: Julianna Margulies, The Good Wife; Elisabeth Moss, Mad Men; Piper Perabo, Covert Affairs; Katey Sagal, Sons of Anarchy; Kyra Sedgwick, The Closer

Series, Musical or Comedy: 30 Rock, NBC; The Big Bang Theory, CBS; The Big C, Showtime; Glee, Fox; Modern Family, ABC; Nurse Jackie, Showtime

Actress, Musical or Comedy: Toni Collette, The United States of Tara; Edie Falco, Nurse Jackie; Tina Fey, 30 Rock; Laura Linney, The Big C; Lea Michele, Glee

Actor, Musical or Comedy: Alec Baldwin, 30 Rock; Steve Carell, The Office; Thomas Jane, Hung; Matthew Morrison, Glee; Jim Parsons, The Big Bang Theory

Miniseries or Movie: Carlos, Sundance Channel; The Pacific, HBO; Pillars of the Earth, Starz; Temple Grandin, HBO; You Don't Know Jack, HBO

Actress, Miniseries or Movie: Hayley Atwell, Pillars of the Earth; Claire Danes, Temple Grandin; Judi Dench, Return to Cranford; Romola Garai, Emma; Jennifer Love Hewitt, The Client List

Actor, Miniseries or Movie: Idris Elba, Luther; Ian McShane, Pillars of the Earth; Al Pacino, You Don't Know Jack; Dennis Quaid, The Special Relationship; Edgar Ramirez, Carlos

Supporting Actress, Series, Miniseries or Movie: Hope Davis, The Special Relationship; Jane Lynch, Glee; Kelly Macdonald, Broadwalk Empire; Julia Stiles, Dexter; Sofia Vergara, Modern Family

Supporting Actor, Series, Miniseries or Movie: Scott Caan, Hawaii Five-0; Chris Colfer, Glee; Chris Noth, The Good Wife; Eric Stonestreet, Modern Family; David Strathairn, Temple Grandin

HONORARY

Cecil B. DeMille Lifetime Achievement Award: Robert De Niro


Yups ini dia pengumuman National Board Of Review sebagai pembuka pesta penghargaan insan perfilman yang datang dari sebuah organisasi tertua di Amerika dan selalu memulainya lebih awal untuk pengumuman.Kalau tahun lalu Up In The Air-nya Jason Reitman sukses memboyong kategori utama sebagai film terbaik, kini giliran Social Network yang ditasbihkan sebagai yang terbaik versi mereka, pun tidak luput David Fincher dianugrahi sutradara terbaik lewat film yang lagi nge-tred ini.Sebenarnya sedikit miris ketika hati ini ingin berpihak pada True Grit nya Coen Brohers yang masih terlalu dini untuk menilai seperti apa persaingan kedepannya, karena rasa ketidaksabaran itu sudah memuncak untuk mengetahui akan sepanas apa aura Oscar 2011 nanti.
Sedikit gatal melihat Buried film yang tidak lama ini baru saya saksikan menang dikategori naskah asli terbaik(?) dan hey sangat senang Christian Bale menang sebagai aktor pendukung lewat The Fighter..hmm, selama ini kita khan tahu kalau penghargaan penting dan bergengsi tidak pernah mampir di tangannya.
Dan terakhir pada kemana niih kontender utama 127 Hours-nya Danny Boyle? Kog sepuluh besar saja tidak masuk?

Best Film

The Social Network


Best Director: David Fincher, The Social Network

Best Actor: Jesse Eisenberg, The Social Network

Best Actress: Lesley Manville, Another Year

Best Supporting Actor: Christian Bale, The Fighter

Best Supporting Actress: Jacki Weaver, Animal Kingdom

Best Foreign Film: Of Gods and Men

Best Documentary: Waiting For “Superman”

Best Animated Feature: Toy Story 3

Best Ensemble Cast: The Town

Breakthrough Performance: Jennifer Lawrence, Winter’s Bone

Spotlight Award for Best Directorial Debut: Sebastian Junger and Tim Hetherington, Restrepo

Best Original Screenplay: Chris Sparling, Buried

Best Adapted Screenplay: Aaron Sorkin, The Social Network

Special Filmmaking Achievement Award: Sofia Coppola, for writing, directing, and producing Somewhere

William K. Everson Film History Award: Leonard Maltin

NBR Freedom of Expression: Fair Game, Conviction, Howl

Top Eleven Films (In alphabetical order):

Another Year
The Fighter
Hereafter
Inception
The King’s Speech
Shutter Island
The Social Network
The Town
Toy Story 3
True Grit
Winter’s Bone

Top Ten Independent Films (In alphabetical order):

Animal Kingdom
Buried
Fish Tank
The Ghost Writer
Greenberg
Let Me In
Monsters
Please Give
Somewhere
Youth in Revolt

Top Six Foreign Films (In alphabetical order):I Am Love
Incendies
Life, Above All
Of Gods And Men
Soul Kitchen
White Material
Top Six Documentary Films (In alphabetical order):

A Film Unfinished
Inside Job
Joan Rivers: A Piece of Work
Restrepo
The Tillman Story
Waiting For “Superman”


Cinta adalah sebuah kata yang tak berkesudahan untuk dibahas, tidak dalam puisi,novel,roman, opera sabun atau bahkan sinetron, cinta dieksplorasi dalam tiap lini sudut keinginan dan kedalaman imajinasi sang kreator.Apakah cinta itu tampak sangat menggetarkan dan menggairahkan? atau malah cinta diumbar sebagai skenario yang terlampau dipaksakan dan terlihat palsu. Luca Guadagnino dalam kesempatan kali ini dengan sangat tegas menggaungkan kalimat "I AM LOVE" sebagai kalimat yang tampak begitu agung dan dahsyat sebagai garis besar tema yang hendak dituturkan. Melalui potret karakter Emma yang diperankan dengan sangat apik oleh Tilda Swinton, cinta meletup menjadi sebongkah rasa yang begitu menggugah. Diceritakan Emma yang berasal dari Rusia menikahi Trancedi Recchi seorang industrialis Italia.Walau Emma terlihat tampak begitu bahagia dengan keluarga yang dibangunnya , Emma merasakan ada keterkungkungan yang selalu melanda hati dan jiwanya, ketika ia menyadari ada aspek kebebasan yang tidak ia dapatkan selama ini.Oleh karena itu ia begitu memahami putrinya Betta yang menyukai sesama jenis,ketika semua anggota keluarganya tidak ada yang akan mau mendengarkan kecuali dirinya, Emma benar benar menghargai cinta yang dimiliki putrinya tersebut.Cinta juga tampak begitu bijaksana, ketika kapitalisme masih membedakan siapa orang orang besar dan siapa kelompok kecil, cinta seorang Emma meleburkan semua batasan itu dengan sangat manusiawi.Tampak ketika pembantu setianya Ida diajak oleh Emma makan bersama, secara halus Emma mengatakan kepada kita cinta itu melepaskan atribut yang kita miliki.

Cerita semakin tajam ketika ia diperkenalkan oleh teman putranya Eduardo,Antonio seorang koki muda yang pada suatu kesempatan menghidangkan sebuah sajian istimewah dikeluarga Recchi.Ketika Emma mencicipi masakan dari Antonio , gairah yang selama ini tak ia dapatkan lagi tergugah dengan rasa yang memanjakan rongga mulut Emma dan diperlihatkan dengan shoot shoot fantasi yang membuat jiwa melayang layang. Emma pun sadar dari lubuk hati terdalam bahwa bumbu bumbu masakan Antonio membuat ia jatuh cinta kepadanya.terjalinlah hubungan gelap diantara keduanya.
Kenikmatan itu memuncak ketika cinta diantara keduanya adalah sebuah erotisme yang mendebarkan.Penonton diajak menyelami kenikmatan itu dengan atmosfir yang lepas dan menggairahkan, bercumbu dihamparan rumput yang hijau, ditemani aroma udara yang menyegarkan dan ditingkahi suara suara serangga nan alami.

Cerita terbongkar oleh Eduardo sang putra yang mengetahui perbuatan tabu sang ibu.Pun ia merasakan hal itu karena ia begitu mencintai keluarga yang ia miliki dan ditengah itu, Eduardo ternyata menyimpan kesedihan yang mendalam.Didalam "I Am Love" cinta menjadi sebuah aspek kehidupan yang terlihat sangat jujur,ketika hembusannya menghempas dada seseorang, ia ingin direnggut,dimiliki dan diraih sebagai bagian dari kebebasan diri.Ia adalah detak jantung yang menggebu dan begitu rumit untuk dijelaskan secara terperinci, melalui Emma cinta dapat dijelaskan dalam tataran yang sesungguhnya.

kehadiran I Am Love tentu menawarkan suatu hasil yang mengejutkan bagi saya yang selama ini sedikit skeptis dengannya.I Am Love menawarkan cita rasa yang begitu kompleks dengan aroma Italia yang menawan dengan balutan score yang terdengar begitu empuk.Lihatlah arsitektur rumah keluarga Recchi ini begitu mempesona begitu juga dengan adegan menggebu gebu Emma membuntuti Antonio yang sampai membawa ia ke lanskape pegunungan yang hijau dan menyejukkan, dan saya senang warna orange yang ia kenakan melengkapi nuansa seksi film ini.

Directed by Luca Guadagnino Cast Tilda Swinton Falvio parenti Eduardo Gabbriellini Pippo Delbono Maria Paiato Genre Drama Romance Country Italy Running Time 12o minutes
MOAN AND NEW LINE CINEMA SCORE
...............................................
A+












Suatu hari mejeng mejeng di Gramedia, kudapati buku berjudul "Kopi Merah Putih" yang memasang satu artikel yang menarik. tertulis dalam artikel tersebut, untuk melatih tentaranya, Amerika serikat membuat suatu tempat pelatihan khusus untuk simulasi pertempuran, lengkap dengan desa desa dan kota buatan.

Untuk membuat simulasi lebih realistis, disiapkan pula 800 pemain pelengkap yg akan beraksi sebagai wartwan,dokter,pasukan perdamaian dan lain lain lengkap dengan nama palsu sejarah dan karakternya.
Untuk tempat pembuatan simulasi ini, dua perusahaan film Hollywood direkrut untuk membantu menciptakan efek tembakan dan ledakan yang realistis, sekaligus melatih akting para pemainnya.

Bukan main. Kalau dulu Hollywood merekrut mantan militer sebagai konsultan untuk membantu membuat perang yang lebih realistis, sekarang militer justru merekrut Hollywood.

Sekarang mari kita bayangkan kalo angkatan bersenjata kita memutuskan untuk melakukan hal yang sama : merekrut perusahaan sinetron kita untuk membantu menciptakan simulasi pertempuran.

Apa jadinya?

* Simulasi pertempuran akan penuh jeritan,tangisan dan pertengkaran

*Dalam pertempuran tentu ada "kawan" dan "lawan". Kawan disini biasanya berwajah ganteng dan cantik, berhidung mancung dan berkulit putih mengenakan pakaian desiner mahal dan mengendarai mobil mewah.Sedangkan "lawannya" adalah sekelompok pria berpakaian jaket kulit dan jeans, mengendarai mobil jip butut dan selalu tertawa sendiri tanpa alasan yang jelas.


* Sebagai alternatif "lawan" bisa juga menggunakan figur seorang ibu bermake up tebal dan bersasak tinggi, yang selalu bercakap cakap dengan dirinya sendiri setiap kali ia membuat suatu rencana jahat.

*Strategi akan ditentukan oleh para Jendral. Namun keputusan tidak datang dengan cepat Setiap kali dihadapkan dengan masalah, Sang Jendral akan berdiri perlahan lahan, berjalan menuju jendela, menghela napas panjang dan matanya menerawang jauh ke cakrawala. Ia lalu akan bercerita tentang masa kecil,kisah cinta dan mimpi mimpinya, sebelum akhirnya membuat sebuah keputusan. ( hahahaaha..)

*Karena ini adalah simulasi pertempuran, tentunya akan ada tembak menembak. Tapi tidak usah banyak banyak. Mungkin satu dua tembakan saja. Sisa waktunya kemudian akan diisi dengan percakapan panjang yang tak habis habis dan pertengkaran yang tak jolas juntrungnya.

* Ketika pistol ditebakkan, akan ada jarak waktu yang lama antara ketika tembakan dilakukan dan suara letusannya.Begitu juga dengan kecepatan peluru. ada jarang yang cukup panjang antara waktu pistol ditembakkan hingga peluru akhirnya mengenai lawan.

*Ketika lawan tertembak, ia akan tersungkur ketanah dalam slow motion. Ia akan tersungkur beberapa kali, dengan sudut kamera tampak depan,tampak samping,dan tampak belakang. Semua dengan slow motion.

*Korban lalu akan berbaring sambil memegang luka didadanya. Ya, disinetron, walaupun Anda ditembak dari belakang sekalipun, luka anda akan muncul didada.

* Korban tembakan biasanya tidak akan langsung tewas. Ia akan berbicara tentang hidup,cinta dan penyesalan selama kurang lebih setengah jam sebelum akhirnya menghirup nafas penghabisan.

* Dalam 1 jam simulasi,55 menit waktu akan dihabiskan untuk membangun plot yg rumit dan penuh konflik. Tapi tak peduli betapa rumitnya, semua masalah akan selesai hanya dalam beberapa menit sebelum simulasi berakhir.dan 5 menit terakhir semua "lawan" akan secara ajaib cepat terbunuh,tertangkap, atau insaf dengan sendirinya.

*Pada akhir simulasi, merk merk pakaian,furniture,mobil,telepon genggam dan barang barang lainnya yang digunakan selama simulasi akan ditampilkan, diiringi dengan lagu yang sedang populer pada saat itu.


Diberdayakan oleh Blogger.