Ini adalah kali pertama saya menyusun sebuah daftar film terbaik.Suatu pengalaman perdana ketika saya memutuskan untuk mendirikan sebuah blog film pada pertengahan 2010 lalu.Tidak lain satu dari tujuan mendirikan blog ini adalah merangkum film yang saya anggap terbaik dalam tahun tersebut.Selain itu saya juga mendapat banyak pelajaran dan pengalaman yang berharga dalam menyusun list ini.Well yang paling membekas bagi saya adalah saya harus rela membagi uang bulanan saya untuk menjatah kaset yang sudah saya buru sejak awal namun sayangnya kebanyakan kepuasan film yang saya dapatkan tidak setimpal.Itu berlangsung dalam paruh awal tahun 2010 dan akhirnya saya cari alternatif untuk mengakali kondisi tersebut, tetap lancar menonton namun pegangan tidak banyak dikorbankan (tepatnya prinsip ekonomi). Rental dvd pun saya gentayangi di kota yang saya huni, namun sedikit yang masuk Official Selection saya.*Catatan : Seleksi resmi adalah film yang bagi saya memenuhi kriteria untuk ditonton yang juga menjadi faktor penekan dana.Coba pikirkan apa saya harus menghamburkan uang dan waktu saya untuk mempertimbangkan "Sex And The City 2 atau Last Airbender" yang jelas jelas mustahil masuk 10 besar saya.BULLSHIT!!

Akhirnya sekitar bulan november saya memilih jalan yang selama ini tidak pernah saya pertimbangkan selama ini (andai anda tahu betapa gapteknya saya) yakni download mendownload.Hey kalau dihitung hitung saya sebenarnya 150% lebih hemat jika dibanding dengan membeli dvd.Terlebih rata rata film yang saya pilih dari jalur tersebut rata rata sangat memuaskan bahkan tembus 10 besar saya.(ya saya cerita ini mungkin teman teman blogger juga punya kendala yang sama dalam urusan yang satu ini dan "eh apakah saya malah mendukung praktek pembajakan?").

10 besar film ini adalah sepuluh yang saya anggap 10 yang sangat memuaskan saya secara personal, dilain sisi saya sangat percaya bahwa reputasi film ini kedepan akan semakin mengkilat dan diakui.Dan saya harus katakan bahwa tidaklah banyak film yang saya jaring ditahun ini bahkan tidak tembus 40 judul film.Namun percayalah ini sudah mewakili betapa meriahnya film yang beredar ditahun 2010 lalu.
Walau sangat terseok seok diparuh awal diwilayah mainstream, untungnya wilayah independen cukup menghadirkan kredit warna ceria sebagai pengobat luka.Oh ya buat yang sering nongkrong di blog saya dan membaca 2010 Coverage dengan indeks ratingnya, sudah barang tentu mengetahui siapa pemuncak daftar ini.Dan laporan lainnya, ternyata peringkat #1 dan #2 adalah film yang sangat sulit tergoyahkan bagi saya.Ya dua film ini adalah dua titik yang tidak diragukan lagi adalah film yang monumental, sedangkan khusus nomor #3 adalah film penyandang gelar paling luar biasa bagi saya secara personal-penuh pergolakan dan atensi lebih dari saya untuk mempertahankannya.Sedangkan untuk urutan #4-#10 boleh dibilang saling bertukar spot.
Saya juga menyadari 10 film dibawah ini ternyata hampir dihuni wilayah non Hollywood dan entahlah apakah ini mengindikasikan kalau saya seleranya film festival? Ah tidak juga.Ya sudah jangan lama lama inilah Top 10 Films Of 2010 : Moan Choice Of The Year yang saya bagi dalam 4 fragmen secara countdown :"Still Wanted To See,Out of Competition,Honorable Mention dan The Choice Of The Year"

#Still Wanted To See
Note*:Film ini adalah film yang membuat saya menyerah untuk mencarinya padahal HIGHLY RECOMENDED dan linknya sudah dapat.Dengan cukup menyesal mau tak mau harus saya masukkan dalam edisi revisi atau dimasukkan tahun depan saja.

Ada Black Swan yang merupakan karya terbaru Darren Aronofsky yang menyadarkan kita bahwa Darren Aronofsky sudah memikirkan bagaimana karya karyanya tidak luput dari penjaringan ajang ajang besar, terutama jurnalis HFPA dan AMPAS.Ada juga Wild Grass yang banyak menuai respon positive-Siperaih Screenplay Prize Poetry juga sulit ditemukan-Dogtooth yang super orisinil-serta dari zona dokumenter yang dipuja puji Exit Through Gift Shop dan Catfish.Saya tambah satu lagi Four Lions yang dengar desas desus ternyata sebagai debutan yang cukup dipuji.

#Out Of Competition:
Note* : Film yang masuk kategori ini adalah yang dapat review mixed dari saya, ada sisi memuji dan ada sisi mengeluhkan.

Saya mulai dari Kids Are All Right yang sebenarnya menghadirkan cerita yang fresh, namun entah mengapa setelah mengetahui film ini jadi kontender utama Oscar, maka semakin meledaklah ketidaksukaan saya terhadapnya bahkan cenderung overrated alias dipaksakan.Ada juga Winter's Bone yang sebenarnya terlibat dalam kasus yang hampir sama yakni keistimewahan yang janggal jika ia dijajarkan dengan barisan Oscar, tapi jika ditilik lebih dalam memang Winter's Bone memenuhi Oscar Material.Winter's Bone juga memperpanjang kesan flat film film yang dianggap terbaik versi Sundance Film Festival.Ada juga Get Low yang benar benar tidak direkomendasikan.Animal Kingdom tidak istimewah untuk diobrolkan.Kick Ass sangat menghibur.Greenberg mungkin film yang paling mencuatkan banyak pertanyaan bagiku,baru kali ini saya tidak suka karya Noah Baumbach dan baru kali ini juga tidak betah menonton drama drama dengan tone lambat ala indie,diperparah dengan kendala teknis saat nonton sehingga saya berkesimpulan *tidak bisa menyelamatkan karya yang satu ini.Terakhir saya menyempatkan diri menyimak Buried yang cukup menyesakkan untuk ukuran 95 menit tapi disitulah pertaruhan kejeniusan Rodrigo Cortez.

Honorable Mention (#16 - #20)
#20.Nymph
#19.Shutter Island
#18.Fish Tank
#17.Toy Story 3
#16.Scott Pilgrim Versus The World


#15.'A Single Man' Elegi yang dihadirkan memang terasa memuakkan.Namun permainan warna yang sepintas mengingatkan karya karya Todd Haynes dan aspek slow motion yang teras lekat dengan ciri khas Wong Kar Wai adalah perpaduan yang mengagumkan dari seorang debutan.Hebatnya dia seorang designer pakaian.



#14.'The American' Atmosfir Eropa yang dihadirkan terasa memanjakan mata.Melihat arsitektur pedesaan Italia ditambah gadis gadis cantik yang berani tampil begitu frontal menjadikan drama aksi persembunyian George Clooney sebagai pembunuh bayaran begitu memukau sampai akhir.



#13.'Lebanon' Saya tasbihkan sebagai drama peperangan terbaik tahun ini yang menyajikan pengalaman sinematik yang begitu solid. Drama yang dihadirkan seluruhnya berada didalam tank lengkap dengan tentara amatir beda karakter didalamnya saling bersinggungan.



#12.'Enter The Void' Tahun ini tidak lengkap tanpa memasukkan karya dari Gasper Noe, sutradara yang sempat menggemparkan dunia dengan Irreversible.Menyaksikan Enter The Void kita dihadapkan pada kenyataan yang begitu menyakitkan dua kakak beradik selepas kematian dua orang tuanya.Pergerakan kameranya yang tidak biasa seolah olah memperlihatkan kota di Jepang itu hanya sebuah miniatur.

#11.'Inception' Buat saya "nobody know buat endingnya" yang pasti kita tahu bahwa Inception adalah sajian yang menantang.Disitulah ajaibnya seorang Christophen Noland mengajak seluruh atensi penonton untuk mengolah imajinasi buatannya.Setimpal dengan pencerahan yang layak dihadiahkan buat Anda yang mau ikut serta dalam penanaman ide yang ditawarkan.



Here we go..Moan Choice Of The Year..!!!

#10
"PLEASE GIVE"
Directed by Nicole Holofcener

Masuknya Please Give kedalam daftar ini menyiratkan satu hal dalam diri saya bahwa hati saya sudah direbut oleh Nicole Holofcener.Status underrated yang disematkan kepadanya membuat saya semakin mencintainya begitu tulus bahkan ketika Golden Globe dengan sangat mengiris hati kolong langit mendepaknya begitu saja.Jika kita menyadari apa yang kita dapatkan dari kisah ini nyatanya sangat lekat dengan kehidupan kita walau berbeda culture.Apakah didalam diri kita selalu meminta minta sesuatu yang tidak diberikan kepada kita dan mengabaikan sesuatu yang dititipkan kepada kita.Pun ketika yang dititipkan kepada kita adalah nenek yang menjengkelkan/ anak yang membangkang,sebenarnya limpahan hati yang paling besar datang dari mereka.

#9

''IO SONO LAMORE''
Directed by Luca Guadagnino

Kehebatan Tilda Swinton dalam mencuatkan namanya sebagai aktris paling memukau sudah dibuktikan tahun 2009 lalu dengan Julia atau yang lebih populer lewat Michael Clayton.Coba lihat dirinya bagaimana ia mengasah kemampuan literaturnya b'erbicara dengan bahasa Italia dengan logat Rusia'.I Am Love adalah sebuah film yang teramat simbolik, bagaimana ia memerankan seorang karakter yang ingin lepas dari keterkungkungan-terlihat begitu menggebu dan menggelora.Menggetarkan indera perasa anda dengan dimanjakan lewat makanan makanan yang disajikan.Shoot shoot yang menawan ditambah scoring yang empuk menjadi nilai utama film ini.

#8.
"THE SOCIAL NETWORK"
directed by David Fincher
Hampir tidak membekas karena beberapa kendala teknis ketika ditonton dan harus dicancle berulang kali, untungnya seorang teman datang dan menawarkan subtitle yang utuh.Bukan main saya terkaget kaget dengan narasi film ini yang begitu riuh bergemuruh-ada kesunyian-ada kemeriahan-ada sebuah tensi yang begitu meyakinkan.Sudah dapat ditampik jika kita menjudge David Fincher mengangkat kisah ini untuk aspek komersialitas saja terhadap situs jejaring social yang sangat ngetrend ini.Saya selalu percaya film yang baik adalah film yang mempresentasikan zamannya sendiri-sehingga kehadiran film ini terlihat begitu 'tepat' tidak perlu menunggu tiga atau lima tahun lagi.Walau bukan karya terbaiknya David Fincher (Zodiac masih terlalu hebat bagi saya) cerita film ini pantas disimak-bukankah tagline nya sudah mempertegas hal itu.

#7
"GHOST WRITER"
Directed by Roman Polanski

Roman Polanski memang fenomenal ketika menang Oscar, lewat The Pianist ia malah melarikan diri dari Amerika Serikat karena kasus pedofili yang membuntutinya bahkan sampai merepotkan tiga negara secara bersamaan.Melalui Ghost Writer ia membuktikan kembali dirinya adalah sutradara handal, "perpaduan thriller perpolitikan" yang disajikan begitu sempurna dan teramat apik.Ada intrik visual yang sangat dramatis bahkan ketika kita sampai dibagian ending.Kertas yang melayang layang dibagian penutup adalah persembahan yang begitu mencengangkan.

#6
''SOMEWHERE''
Directed by Sofia Coppola
Mengusung tema kesendirian-kesunyian, Somewhere nyatanya adalah representasi kenangan Sofia Coppola ketika ia bersama sang ayah Francis Ford Coppola disaat ia masih kecil.Ya dulu ia menemani sang ayah yang sibuk berpindah pindah dari satu hotel ke hotel lain dalam mempromosikan film terbarunya.Boleh saja anda menuntut Somewhere terlalu datar dengan minimnya dialog dan 'hampir' tanpa plot.Dari titik inilah sesungguhnya saya merasakan keberhasilan Somewhere.Kita tidak akan menemukan kisah kesendirian yang dipahat pahat dan didramatisir.Yang nyatanya dengan cara yang sangat Sofia Coppola inilah menghadirkan aspek kontemplasi yang terlihat nyata yang menghampiri pundi pundi rasa sang karakter utama.Bagi saya film ini juga sangat terlihat personal dan sebuah pencerahan-tidak ada kesendirian yang hendak dijadikan bom air mata-kita malah mendapatkan konklusi sebuah perenungan yang lebih besar.
#5
"HOW I ENDED THIS SUMMER''
Directed by Alexei Propogrebsky
Alamak indahnya film produksi Rusia ini..., kita tidak hanya diajak untuk merasakan kebekuan lautan artik dengan hamparan lautan es yang mengapung dan udara yang begitu membuat gigil tengkuk leher, kita juga kembali diajak untuk berkontemplasi terhadap diri kita, khususnya anak muda yang menjadi sorotan utama disini.Pemuda begitu sulit dipercaya dalam hal bertanggung jawab-mereka malah terlihat asyik memikirkan kesenangan kesenangan dirinya sendiri.Itu sajakah? Belum cukup jika kita belum melihat sosok pembanding si pemuda- yakni orang dewasa yang sangat berdedikasi dan mencintai suatu profesi.Nah dari pertolak belakangan inilah sebuah tamparan yang begitu ironis mampir diwajah kita- dari setiap keputusan bodoh yang ia perbuat sebenarnya memunculkan sebuah kalimat "kalau bisa dipersulit ngapain dipermudah?''Begitulah How I Ended This Summer banyak berisi pesan pesan yang juga hadir dengan kejenakaan.

#4
"A PROPHET"
Directed by Jacques Audiard
Inilah film yang paling meroket ketika disaksikan untuk kedua kalinya.Menyaksikan A Prophet kita diajak untuk menuntun Malik El Djebena dihari hari pertamanya masuk kedalam penjara.Awalnya tanpa teman dan perlindungan ia merasa bisa hidup sendiri didalam kehidupan penjara selama enam tahun penahanannya.Namun mau tak mau ia dilibatkan dalam rencana rencana penting kekuatan sebuah kelompok yang paling menguasai akses penjara tersebut, yakni kelompok Corsica yang dipimpin oleh seorang Godfather era kini "Cesar Luciani".Selama itulah Malik El Djebena menjadi mata dan telinga kelompok Corsica, dari orang yang tidak punya apa apa yang akhirnya menjadi sosok yang disegani oleh banyak orang.Kita malah balik ingin dituntun oleh Sang Nabi.

#3
"VALHALLA RISING" directed by Nicholas Winding Refn
Pengalaman yang luar biasa menguras hati bagi saya adalah ketika film ini tidak ada yang menjamahnya sekalipun,bahkan saya harus mengingatkan mereka untuk kembali mempertimbangkan buah karya yang satu ini.Pada prinsipnya film ini mengajarkan saya bagaimana menanamkan rasa percaya diri saya, menumbuhkannya dan mempertahankannya sebagai sebuah karya yang pantas mendapat tempat dihati saya ketika hampir seluruh umat melewatkannya begitu saja.Saya ingat pertama kali saya menonton film ini, untuk kedua kalinya
dan untuk ketiga kalinya.Anehnya saya selalu mendapatkan bingkisan bernama sebongkah hati bahwa kepercayaan saya kepada film tidak memudar-ia terus tumbuh bahkan ketika menyaksikannya dengan kondisi tidak sehat sekalipun-ia mengakar dan melingkari kepala saya dengan aspek aspek yang begitu bergemuruh.Aspek itulah yang tidak bisa saya sebutkan seperti apa rupanya- dan bukankah karya brilian memang pada dasarnya seperti itu.Winding Refn memang tidak menjamah plot- pun ketika membaginya dalam beberapa chapter- ia bertutur secara visual dan ia bersinergis secara absurd dan misterius . Pun ketika jiwa ini telah dijerat apalah daya saya telah terhisap.
A MASTERPICE..!!!

#2
''EVERYONE ELSE'' Directed by Maren Ade
Ceritanya sederhana saja, pasangan muda yang sedang mencoba mengenal pribadi masing masing ketika menikmati liburan musim panas-lengkap dengan memamerkan kemesraan mereka disepanjang cerita.Dan pada pertengahan cerita, prinsip mereka mulai diuji dengan kehadiran pasangan yang lebih dewasa.Ah Everyone Else sebenarnya hendak mengelabui satu hal penting diantara Chris dan Gitti bahwa mereka sebenarnya jauuuh lebih dewasa dibandingkan dengan Hans dan Sana.Hanya saja pasangan yang mereka hadapi adalah pasangan yang menghumbar banyak hal diantara mereka- sehingga batasan asli atau palsunya terlihat kabur -nah apakah pasangan muda ini akan terperangkap dalam semua itu- yang menjadi studi percobaan diantara keduanya yakni prinsip awal mereka.Film yang sangat natural dan bolehlah menyandang reputasi besar kedepannya dikalangan pecinta indie.Oh ya saya katakan juga ini MASTERPIECE..!!!

#1
"UNCLE BOONMEE WHO CAN RECALL HIS PAST LIVES"
Directed by Apichatpong Weerasetakhul
Kita mempunyai aeteur serumpun yang sangat cerdas, dan secerdas cerdasnya seorang sutradara bagi saya adalah yang mau mengekspos kampung halamannya.Kita tidak menemukan campur tangan Hollywood, ini murni sebuah memoar yang sangat orisinil dari negri Thailand. Sang Sutradara yang dikenal dengan sapaan "Joe" ini merupakan contoh yang paling fenomenal mengeluarkan karya art house.Melalui karakter Uncle Boonmee dan orang orang disekitarnya kita akan dibenturkan pada kejadian kejadian real dan sureal, ada perpaduan mistik dan juga falsafah misteri.Yang luar biasanya sempat sempatnya ia memasukkan naskah yang begitu jenaka.Ah Uncle Boonmee adalah pencapaian terbaik untuk tahun ini dan tidak terbantahkan lagi.Begitu sepadan dan setimpal untuk penantiannya yang cukup panjang.BRILLIANT!!!

RECAP:

1.Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives
2.Everyone Else
3.Valhalla Rising
4.A Prophet
5.How I Ended This Summer
6.Somewhere
7.Ghost Writer
8.The Social Network
9.Io Sono Lamore
10.Please Give
HONORABLE MENTION
11.Inception
12.Enter The Void
13.Lebanon
14.The American
15.A Single Man

16.Scott Pilgrim Versus The World
17.Toy Story 3
18.Fish Tank
19.Shutter Island
20.Nymph


Itulah 10 Film terbaik saya yang bisa anda jadikan referensi.bagaimana dengan anda. Saya sangat mengharapkan komentar dari Anda.Blog ini tidak dapat berkembang tanpa atensi dari Anda.Terima kasih.
Daftar ini juga bisa dilihat diakun MUBI saya ''here''


2 Comments

Anonim mengatakan...

Keren. Mungkin blog ini satu2nya yang gak memasukkan Inception ke 10 besar.

Moan And New Line Cinema mengatakan...

Thanks For visit.. daftar ini bisa juga berubah looh kalau saya nonton Inception lagi, bisa saja merangkak di 10 besar.. hanya saja belum berkesempatan.hehehe

Diberdayakan oleh Blogger.