True Grit adalah drama kehidupan western yang diadaptasi dari novel karya Charles Portis - kisah ini diangkat kelayar lebar pertama kali oleh Henry Hathaway pada tahun 1969- karena mendapat sambutan yang sangat meriah (film in menggondol best pictures Golden Globe dimasa itu) - maka muncullah kisah yang hanya memfokuskan si karakter utama disini "Rooster Cogburn" enam tahun setelah itu yang dibintangi oleh John Wayne dan Katheryn Hepburn.Kisah koboy klasik ini pada akhirnya hendak diangkat kembali kelayar lebar oleh "Coen brothers" duo sutradara yang memiliki tingkat ciri khas dan seni yang mumpuni.Apa arti dari kata "true grit" itu sendiri?
True Grit saya artikan secara literal ialah orang/pribadi yang memiliki jiwa pembela kebenaran,pandai menggertak,tidak memiliki rasa takut sama sekali dan berani menghadapi kerasnya kehidupan.Disini kita melihat letak pribadi true grit itulah ada pada seorang Rooster Cogburn (Jeff Bridges), salah seorang deputy Marshall (Pemburu bayaran)bermata satu yang dikenal kejam namun memiliki rasa keadilan tinggi.Namun aksi perburuannya banyak ditentang oleh keluarga korban yang ia bunuh secara sengaja atau tidak sengaja sehingga ia sempat berurusan dengan aparat hukum setempat.Pun karena tidak ada satupun lawyer yang bisa membuktikan tindakan dia yang ilegal, ia tidak bisa dijerat.Dikisahkan bahwa seorang gadis bernama Matie Ross (Hailee Steinfeld) mencari dirinya agar Cogburn bersedia memburu Tom Chaney (Josh Brolin) pria gelandangan dan juga dijuluki "A Coward" yang sudah membunuh sang ayah dan membawa kabur seekor kuda dan kepingan emas berharga miliknya. Matie Ross adalah gadis belia yang memiliki determinasi karakter yang tinggi,dibalik wajahnya yang polos punya percikan kemauan yang amat keras, dan bahkan secara terang terangan ingin menangkap Tom Chaney dan melihatnya digantung hidup hidup.Ia begitu persistens /giigih dalam mengatur segala daya dan upaya yang ia miliki seperti pengacara-untuk membentengi diri terhadap orang orang yang berurusan dengan kasus kematian ayahnya.Walaupun jauh jauh datang dan tinggal seorang diri dengan motif balas dendam dan makna balas dendam dipikiran kita terkadang tertumpu pada satu jenis saja- dendam Matie Ross lebih diperlihatkan atas "suatu penyangkalan bentuk kasih yang teramat besar dari sang ayah kepada Tom Chaney yang sudah banyak ditolong oleh sang ayah, namun pergi dengan keadaan mabuk dan membunuhnya tanpa rasa bersalah".Elemen ini sudah sejak detik detik awal dipertegas dengan tampilnya satu nats alkitab yang berbunyi "The wicked Flee When None Pursueth" artinya "orang fasik lari walaupun tidak ada yang mengejarnya".Atau bagi saya begini mengapa tiap orang melakukan kesalahan tidak mau meminta pengampunan dan memilih jalan yang terlihat bebas namun menerjalkan diri sendiri sebagai buronan liar.

Hubungan diantara Matie dan Cogburn pun akhirnya terjalin dengan baik- walau tampak dari ucapan ucapan yang dilontarkan dari mulut kedua orang ini sama sama keras kepala dan arogan -Matie yang belia pun akhirnya menjadi bossnya Cogburn.Aksi perburuan tersebut membawa mereka berdua berkenalan dengan seorang Texas Ranger bernama La Boeuf (Matt Damond) sosok polisi dari wilayah lain yang sudah lama mengincar Tom Chaney namun belum memiliki kesempatan untuk menangkapnya hidup hidup.La Boeuf adalah karakter yang juga keras kepala dan dia tidak mau seolah olah diperintah oleh Matie Ross sebagai sang boss, sehingga didalam perjalanan mereka kerap meninggalkan satu sama lain dan secara otoriter memburu Chaney.

Suasana perjalanan tersebut sangat mencekam, seperti menerobos kelaknatan dunia yang liar dan menjadi tempat bersarangnya buronan- dari sinilah muncul pembentukan karakter dari ketiga orang ini bahwa mereka melindungi satu sama lain-walaupun kerap gagal dalam berinteraksi- ada persahabatan yang begitu tulus hinggap diantara tiga karakter ini.



True Grit adalah gambaran wajah dunia western disana dengan se abrek kriminalitas yang tinggi sehingga disetiap wilayah di Amerika memiliki seorang sheriff bersama seorang deputy Marshall yang bebas beraksi dibukan wilayahnya.Coen Brothers menyajikannya dengan suatu kombinasi yang tampak begitu lekat dengan nada kerakyatan yang orisinil dan aspek gambar yang teduh dan religius.Coen Brothers dikenal dengan gaya penyutradaraan yang sangat memperhatikan sekali aspek gambar tadi sebagai media yang menerjemahkan aspek keagamaan-namun kita tetap menangkapnya dengan cara yang sederhana/tidak perlu berdaya pikir -dan tidak seperti menyimak karya Coen Brothers sebelumnya-yang begitu kental dengan gaya bernalar dan keanehan karakter yang ia pakai.

Inilah film Coen Brothers yang "boleh" dibilang berbeda dari segi tema/tone penyutradaraan /cara bertutur plot dibandingkan dengan karya karya sebelumnya.Ketika berfokus kepada bagaimana menerjemahkan nada klasik gambar gambar film ini, mereka tetaplah mempertahankan idealisme garapan mereka yang khas dan tetap berkwalitas.Sekali lagi mereka merekrut sinematographer terbaik didunia saat ini "Roger Deakins'' yang sangat memahami bagaimana memperlihatkan shoot yang mencekam dan real western era tersebut.True Grit versi Coen Brothers berhasil dari segala sisi dan berhasil mengangkat seorang Rooster Cogburn ke tengah tengah kita dan mengingatkan kita betapa legendarisnya karakter ini.

directed by Coen Brothers Cast Jeff Bridges Hailee Steinfled Josh Brolin Matt Damon Distributed By Paramount Runtime 110 Minutes Country USA Language English MPAA Rating PG-13
Moan And New Line Cinema Score
................................................
A-


Ini adalah beberapa foto Movie Camp 2011 yang kemarin dilaksanakan pada tanggal 24-26 Januari.Foto ini courtesy dari Ita yang berkontribusi sebagai sutradara.Oleh karena masih minimnya foto yang saya post ini, maka saya dengan senang hati menunggu foto foto dari teman teman Kronik lain yang ikut serta di Bandungan lalu.Thanks For Your Attention..



Kasih kommentar ya


Para nominasi 83rd Academy Award sudah resmi diumumkan pada tanggal 25 Januari pagi hari waktu setempat oleh Presiden AMPAS Tom Sherak dan ditemani oleh Mo'Nique, aktris peraih Oscar tahun lalu lewat film Precious.Mendebarkan memang jika menantikan detik detik krusial tersebut, dengan sebuah pemikiran bahwa Oscar adalah ajang terbesar dimuka bumi yang paling gemar memberikan kejutan kejutan dan tidak lepas dari image kontroversial ditiap tahunnya.


Ini adalah kali keduanya Oscar tetap memberikan ''sepuluh'' slot yang begitu lebar untuk kategori utama ''best pictures''. Dan hasilnya? Sangat memuaskan prediksi 10 besar saya hanya satu yang salah dan satu film yang terdepak adalah film yang paling saya tidak inginkan bergerombol di 10 besar dan itu menjadi sebuah kenyataan.Siapakah itu?
Di slide sebelah "Road To Oscar 2011" izinkan saya meminta maaf kepada Winter's Bone yang entah mengapa saya mendepak film arahan Debra Granik ini karena semakin lama dengungannya semakin berkurang, padahal dari review awal saya sudah memberikan kredit yang sangat banyak kepadanya bahwa film ini punya materi Oscar yang mumpuni- pun publik Amerika sangat menikmati tayangan independent seperti ini.Alhasil Winter's Bone adalah kandidat terakhir yang lolos kesepuluh besar (bersorak sorai) dan berhasil menyingkirkan kandidat yang ''tidak saya sukai'' tadi dialah "The Town".10 besar Oscar kali ini sangat beragam dan sangat variatif- kita mendapatkan film yang terbaik versinya Oscar itu tidak drama melulu- kali ini memberikan aspek "pencerahan" kepada semua orang bahwa genre lainpun disukai oleh Oscar.dimulai dari komedi Kids Are All Right yang begitu fresh walau secara pribadi karya ini adalah "yang paling lemah" dari sepuluh nominasi tersebut.Ada animasi kesukaan keluarga "Toy Story 3",kemudian ada drama sci-fi "Inception yang menandai era film Oscar ternyata masih doyan film komersil juga.Terus yang paling berbeda dan paling baru adalah Black Swan- thriller artisitik dari tangan sutradara favorite saya "Darren Aronofsky".The Fighter yang datang dari sinema sport,Social Network yang mengambil tema paling update, 127 Hours dari tangan seorang Danny Boyle dengan gambar gambar petualangan yang menawan, Kings Speech yang berlatarkan kerajaan dieropa ,terakhir ada kisah koboi dan dunia kepolisian Amerika berjudul True Grit yang mengusung warna cerita rakyat disana.

Sejak awal saya sudah sangat yakin bahwa The King's Speech bakal memimpin nominasi Oscar ditahun ini dan itu akhirnya terwujud dengan memborong 12 nominasi (termasuk kategori utama) yang surprisenya sekaligus dengan "sound mixing"- biasanya kategori ini miliknya film dengan genre action- woouuw hebatnya malah disabet oleh Si Pidato Raja yang bumbunya drama- dan saya tidak bermasalah dengan itu.Namun saya tidak setuju dengan penobatan Pidato Raja yang menyabet kategori teknis di sinematography.Urgh bagi saya menonton film adalah pengalaman sinematik dan saya sangat rewel dengan urusan yang satu ini.Tata kamera Pidato Raja harus saya akui adalah tata kamera yang tidak layak masuk Oscar, karena cara shoot shoot yang dipakai Tom Hooper begitu kaku dan rasa rasanya seperti melihat drama seri keluaran BBC ataupun HBO.Yang saya bingungkan mengapa AMPAS dengan tidak berberat hati menendang sinematography 127 Hours yang ciamik, begitu sempurna, berciri khas kuat serta punya karakter yang sangat sinematik.Hal ini membuktikan secara tidak langsung bahwa The King's Speech sangat didukung disemua lini penjurian Oscar dan entah mengapa seperti sudah melihat siapa yang akan memenangkan piala utamanya (eitts terlalu dini).

Dilini pemeran semua nominasi yang terpilih adalah harapan harapan yang selama ini membludak dipikiran saya.Di kategori lead actor Javier Bardem (biutiful) berhasil merengsek ke lima besar dan menumbangkan Mark Wahlberg (The Fighter).Kemudian lead actor mempertemukan kembali duel sengit "Jeff Bridgez (True Grit) dan Collin Firth (King's Speech)" yang jika melihat peta kekuatan diantara keduanya sudah sangat berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Ada juga James Franco (127 Hours) yang tampil dengan jiwa adventoureous lolos sesuai perkiraan. Saya menandai dikategori ini sesungguhnya adalah duel "Si gagap berbicara versus Si fasih Berbicara" yakni "Collin Firth dan Jesse Eisenberg".Bagi saya inilah gambaran persaingan dari kategori lead actor.Menarik bukan!!

Oh saya mau memeluk Michelle Williams (Blue Valentine) yang akhirnya lolos setelah mendapat gempuran yang sangat sengit dari Lesley manville (Another Year), Hillary Swank (Conviction) yang sudah digadang gadang di Screen Actor Guild Award dan Hailee Steinfeld (True Grit) yang sempat didorong ke kategori lead.Saya tidak bisa ngomong apalagi kalau perannya yang sudah sangat berani ini tidak dilirik AMPAS.
Saya sangat menyukai lima besar aktris ini terlepas dari sudah diketahuinya aktris mana yang bakal keluar.Nicole Kidman dengan limpahan tangisnya, Jennifer Lawrence yang menghadapi kerasnya tekanan orang orang disekitarnya padahal umurnya masih belia,Natalie Portman dengan delusi yang menegangkan sampai akhir, dan terakhir the come back Anette Bening (pasca American Beauty tahun 200 lalu) dengan karakterisasi tomboy yang begitu prima. Luar biasa sekali..!

SNUB...!SNUB..!
Snub adalah sebuah sindiran atau boleh dikatakan penolakan- terhadap suatu karya/pihak yang sejak awal gencar dibicarakan dibanyak media atau publik namun sayangnya terbuang begitu saja.Pada dekade awal ini "snub" yang membuat mimpi buruk semua orang akhirnya jatuh kepada sutradara kondang Christopher Noland lewat kategori penyutradaraannya lewat Inception.Dari thread thread twitter yang saya baca, fans fanatik Noland yang menamakan dirinya aliansi Nolanisme marah besar terhadap juri Academy Award yang men snub sang sutradara dengan tidak terhormat.Ini bukan tanpa alasan mengingat tahun lalu Noland sudah disnub lewat The Dark Knight yang penggemarnya sangat membludak.Jadisah sah saja event seperti ini seperti sebuah titik kulminasi kemuakan semua orang atas arogansi juri juri Oscar yang ingin daftar mereka terlihat sangat elitis.Tapi paling tidak Noland masih bisa menghadiri malam penganugerahaan tersebut dengan menyandang nominasi "penulis naskah asli" terbaik, rasanya sudahi dulu amarah anda.Terus terang saya begitu kaget dengan siapa pelaku penumbang Christophen Noland ini yakni "duo Coen brothers bersaudara" yang sebenarnya tampak sedikit berani menanggalkan ciri khas dan idealisme penyutradaraan mereka.

Berbicara Inception saya semakin melihat sebuah grafik yang amat sangat menurun terhadap kans film ini.Awalnya saya gencar menyebutkan bahwa "dua kandidat utama" persaingan Oscar tahun ini salah satunya adalah Inception, juga bagaimana film ini sangat berpotensi meraih naskah asli terbaik.Namun seiringnya waktu yang ditandai dengan award disana sini, Inception bagi saya mulai memudar disertai tingginya profil film lain seperti King's Speech, hingga kita mencapai klimaks dengan keluarnya nominasi Oscar yang benar benar pertanda mimpi buruk.Tanda itu ialah "tidak berhasilnya Inception dikategori yang tidak boleh dianggap remeh yakni "Achievement Of Editing" yang sudah sejak lama dijadikan parameter untuk mempersempit ruang siapakah peraih film terbaik dimasa itu. Saya juga sangat mmperhatikan bagaimana peluang film ini untuk menyabet sektor yang sangat bergengsi yakni naskah adaptasi terbaik.Bagi saya dua terkuat disektor ini adalah Inception dan The King's Speech, serta Another Year yang siap menguntit dari belakang.Akankah Oscar mencintai skript rekonstuksi mimpi seorang Christopher Noland dan bersedia menimangnya sebagai pemenang? Surprise Me..!!!

Snub juga mampir kearah Aktor pendatang baru Andrew Garfield (Social Network) - hal ini sudah bukan kekagetan lagi karena SAG sendiri tidak serta merta meloloskannya.Sebagai penggantinya yakni JOHN HAWKES dari Winter's Bone yang begitu dingin.Bagi saya John Hawkes layak menyandang nominasi ini.



Terakhir saya mau menyinggung kategori Foreign Language yang akhirnya sudah diputuskan 5 besarnya.Walau bagi saya sangat berberat hati melepas kepergian Uncle Boonmee dari perwakilan Asia Tenggara- walau sejak awal saya sebenarnya sudah curiga Oscar tidak akan memberikan tempat untuk film yang terlalu seni seperti ini.Pun akhirnya tahun ini ditutup tanpa adanya film Asia yang lolos- menjadi kabar yang sudah terlalu biasa kita mendengarnya.Dogtooth boleh dibilang mengejutkan, entah apa yang dipikirkan juri juri tersebut untuk membulatkan hati mereka meloloskan film paling orisinil tersebut., namun yang pasti saya bersuka cita.Setelah melihat youtube untuk mencium peta kekuatan lima kandidatnya, maka INCENDIES lah yang memimpin sektor ini.Ah ini masih rabaan kasar saja looh..

Untuk nominasi selengkapnya klik disini..!!



Best picture

“Black Swan” (Fox Searchlight), A Protozoa and Phoenix Pictures Production, Mike Medavoy, Brian Oliver and Scott Franklin, Producers
“The Fighter” (Paramount), A Relativity Media Production, David Hoberman, Todd Lieberman and Mark Wahlberg, Producers
“Inception” (Warner Bros.), A Warner Bros. UK Services Production, Emma Thomas and Christopher Nolan, Producers
“The Kids Are All Right” (Focus Features), An Antidote Films, Mandalay Vision and Gilbert Films Production, Gary Gilbert, Jeffrey Levy-Hinte and Celine Rattray, Producers
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), A See-Saw Films and Bedlam Production, Iain Canning, Emile Sherman and Gareth Unwin, Producers
“127 Hours” (Fox Searchlight), An Hours Production, Christian Colson, Danny Boyle and John Smithson, Producers
“The Social Network” (Sony Pictures Releasing), A Columbia Pictures Production, Scott Rudin, Dana Brunetti, Michael De Luca and Ceán Chaffin, Producers
“Toy Story 3” (Walt Disney), A Pixar Production, Darla K. Anderson, Producer
“True Grit” (Paramount), A Paramount Pictures Production, Scott Rudin, Ethan Coen and Joel Coen, Producers
“Winter’s Bone” (Roadside Attractions), A Winter’s Bone Production, Anne Rosellini and Alix Madigan-Yorkin, Producers

Performance by an actor in a leading role
Javier Bardem in “Biutiful” (Roadside Attractions)
Jeff Bridges in “True Grit” (Paramount)
Jesse Eisenberg in “The Social Network” (Sony Pictures Releasing)
Colin Firth in “The King’s Speech” (The Weinstein Company)
James Franco in “127 Hours” (Fox Searchlight)

Performance by an actor in a supporting role
Christian Bale in “The Fighter” (Paramount)
John Hawkes in “Winter’s Bone” (Roadside Attractions)
Jeremy Renner in “The Town” (Warner Bros.)
Mark Ruffalo in “The Kids Are All Right” (Focus Features)
Geoffrey Rush in “The King’s Speech” (The Weinstein Company)

Performance by an actress in a leading role
Annette Bening in “The Kids Are All Right” (Focus Features)
Nicole Kidman in “Rabbit Hole” (Lionsgate)
Jennifer Lawrence in “Winter’s Bone” (Roadside Attractions)
Natalie Portman in “Black Swan” (Fox Searchlight)
Michelle Williams in “Blue Valentine” (The Weinstein Company)

Performance by an actress in a supporting role
Amy Adams in “The Fighter” (Paramount)
Helena Bonham Carter in “The King’s Speech” (The Weinstein Company)
Melissa Leo in “The Fighter” (Paramount)
Hailee Steinfeld in “True Grit”(Paramount)
Jacki Weaver in “Animal Kingdom” (Sony Pictures Classics)

Best animated feature film of the year
“How to Train Your Dragon” (Paramount), Chris Sanders and Dean DeBlois
“The Illusionist” (Sony Pictures Classics), Sylvain Chomet
“Toy Story 3” (Walt Disney), Lee Unkrich

Achievement in art direction
“Alice in Wonderland” (Walt Disney), Production Design: Robert Stromberg, Set Decoration: Karen O’Hara
“Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1” (Warner Bros.), Production Design: Stuart Craig, Set Decoration: Stephenie McMillan
“Inception” (Warner Bros.), Production Design: Guy Hendrix Dyas, Set Decoration: Larry Dias and Doug Mowat
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), Production Design: Eve Stewart, Set Decoration: Judy Farr
“True Grit” (Paramount), Production Design: Jess Gonchor, Set Decoration: Nancy Haigh

Achievement in cinematography
“Black Swan” (Fox Searchlight), Matthew Libatique
“Inception” (Warner Bros.), Wally Pfister
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), Danny Cohen
“The Social Network” (Sony Pictures Releasing), Jeff Cronenweth
“True Grit” (Paramount), Roger Deakins

Achievement in costume design
“Alice in Wonderland” (Walt Disney), Colleen Atwood
“I Am Love” (Magnolia Pictures), Antonella Cannarozzi
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), Jenny Beavan
“The Tempest” (Miramax), Sandy Powell
“True Grit” (Paramount), Mary Zophres

Achievement in directing
“Black Swan” (Fox Searchlight), Darren Aronofsky
“The Fighter” (Paramount), David O. Russell
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), Tom Hooper
“The Social Network” (Sony Pictures Releasing), David Fincher
“True Grit” (Paramount), Joel Coen and Ethan Coen

Best documentary feature
“Exit through the Gift Shop” (Producers Distribution Agency), A Paranoid Pictures Production, Banksy and Jaimie D’Cruz
“Gasland”, A Gasland Production, Josh Fox and Trish Adlesic
“Inside Job” (Sony Pictures Classics), A Representational Pictures Production, Charles Ferguson and Audrey Marrs
“Restrepo” (National Geographic Entertainment), An Outpost Films Production, Tim Hetherington and Sebastian Junger
“Waste Land” (Arthouse Films), An Almega Projects Production, Lucy Walker and Angus Aynsley

Best documentary short subject
“Killing in the Name”, A Moxie Firecracker Films Production, Nominees to be determined
“Poster Girl”, A Portrayal Films Production, Nominees to be determined
“Strangers No More”, A Simon & Goodman Picture Company Production, Karen Goodman and Kirk Simon
“Sun Come Up”, A Sun Come Up Production, Jennifer Redfearn and Tim Metzger
“The Warriors of Qiugang”, A Thomas Lennon Films Production, Ruby Yang and Thomas Lennon

Achievement in film editing
“Black Swan” (Fox Searchlight), Andrew Weisblum
“The Fighter” (Paramount), Pamela Martin
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), Tariq Anwar
“127 Hours” (Fox Searchlight), Jon Harris
“The Social Network” (Sony Pictures Releasing), Angus Wall and Kirk Baxter

Best foreign language film of the year
“Biutiful” (Roadside Attractions), A Menage Atroz, Mod Producciones and Ikiru Films Production, Mexico
“Dogtooth” (Kino International), A Boo Production, Greece
“In a Better World” (Sony Pictures Classics), A Zentropa Production, Denmark
“Incendies” (Sony Pictures Classics), A Micro-Scope Production, Canada
“Outside the Law (Hors-la-loi)” (Cohen Media Group), A Tassili Films Production, Algeria

Achievement in makeup
“Barney’s Version” (Sony Pictures Classics), Adrien Morot
“The Way Back” (Newmarket Films in association with Wrekin Hill Entertainment and Image Entertainment), Edouard F. Henriques, Gregory Funk and Yolanda Toussieng
“The Wolfman” (Universal), Rick Baker and Dave Elsey

Achievement in music written for motion pictures (Original score)
“How to Train Your Dragon” (Paramount), John Powell
“Inception” (Warner Bros.), Hans Zimmer
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), Alexandre Desplat
“127 Hours” (Fox Searchlight), A.R. Rahman
“The Social Network” (Sony Pictures Releasing), Trent Reznor and Atticus Ross

Achievement in music written for motion pictures (Original song)
“Coming Home” from “Country Strong” (Sony Pictures Releasing (Screen Gems)), Music and Lyric by Tom Douglas, Troy Verges and Hillary Lindsey
“I See the Light” from “Tangled” (Walt Disney), Music by Alan Menken, Lyric by Glenn Slater
“If I Rise” from “127 Hours” (Fox Searchlight), Music by A.R. Rahman, Lyric by Dido and Rollo Armstrong
“We Belong Together” from “Toy Story 3” (Walt Disney), Music and Lyric by Randy Newman

Best animated short film
“Day & Night” (Walt Disney), A Pixar Animation Studios Production, Teddy Newton
“The Gruffalo”, A Magic Light Pictures Production, Jakob Schuh and Max Lang
“Let’s Pollute”, A Geefwee Boedoe Production, Geefwee Boedoe
“The Lost Thing”, (Nick Batzias for Madman Entertainment), A Passion Pictures Australia Production, Ouat Media, Shaun Tan and Andrew Ruhemann
“Madagascar, carnet de voyage (Madagascar, a Journey Diary)”, A Sacrebleu Production, Ouat Media, Bastien Dubois

Best live action short film
“The Confession” (National Film and Television School), A National Film and Television School Production, Tanel Toom
“The Crush” (Network Ireland Television), A Purdy Pictures Production, Michael Creagh
“God of Love”, A Luke Matheny Production, Luke Matheny
“Na Wewe” (Premium Films), A CUT! Production, Ivan Goldschmidt
“Wish 143”, A Swing and Shift Films/Union Pictures Production, Ian Barnes and Samantha Waite

Achievement in sound editing
“Inception” (Warner Bros.), Richard King
“Toy Story 3” (Walt Disney), Tom Myers and Michael Silvers
“Tron: Legacy” (Walt Disney), Gwendolyn Yates Whittle and Addison Teague
“True Grit” (Paramount), Skip Lievsay and Craig Berkey
“Unstoppable” (20th Century Fox), Mark P. Stoeckinger

Achievement in sound mixing
“Inception” (Warner Bros.), Lora Hirschberg, Gary A. Rizzo and Ed Novick
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), Paul Hamblin, Martin Jensen and John Midgley
“Salt” (Sony Pictures Releasing), Jeffrey J. Haboush, Greg P. Russell, Scott Millan and William Sarokin
“The Social Network” (Sony Pictures Releasing), Ren Klyce, David Parker, Michael Semanick and Mark Weingarten
“True Grit” (Paramount), Skip Lievsay, Craig Berkey, Greg Orloff and Peter F. Kurland

Achievement in visual effects
“Alice in Wonderland” (Walt Disney), Ken Ralston, David Schaub, Carey Villegas and Sean Phillips
“Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1” (Warner Bros.), Tim Burke, John Richardson, Christian Manz and Nicolas Aithadi
“Hereafter” (Warner Bros.), Michael Owens, Bryan Grill, Stephan Trojanski and Joe Farrell
“Inception” (Warner Bros.), Paul Franklin, Chris Corbould, Andrew Lockley and Peter Bebb
“Iron Man 2” (Paramount and Marvel Entertainment, Distributed by Paramount), Janek Sirrs, Ben Snow, Ged Wright and Daniel Sudick

Adapted screenplay
“127 Hours” (Fox Searchlight), Screenplay by Danny Boyle & Simon Beaufoy
“The Social Network” (Sony Pictures Releasing), Screenplay by Aaron Sorkin
“Toy Story 3” (Walt Disney), Screenplay by Michael Arndt, Story by John Lasseter, Andrew Stanton and Lee Unkrich
“True Grit” (Paramount), Written for the screen by Joel Coen & Ethan Coen
“Winter’s Bone” (Roadside Attractions), Adapted for the screen by Debra Granik & Anne Rosellini

Original screenplay
“Another Year” (Sony Pictures Classics), Written by Mike Leigh
“The Fighter” (Paramount), Screenplay by Scott Silver and Paul Tamasy & Eric Johnson, Story by Keith Dorrington & Paul Tamasy & Eric Johnson
“Inception” (Warner Bros.), Written by Christopher Nolan
“The Kids Are All Right” (Focus Features), Written by Lisa Cholodenko & Stuart Blumberg
“The King’s Speech” (The Weinstein Company), Screenplay by David Seidler


Diberdayakan oleh Blogger.